- Adonan
- 250 gr Tepung Terigu NE
- 25 gr gula pasir
- 5 gr ragi instan
- 4 gr garam
- 1 butir telur
- 130 ml susu cair dingin
- 30 gr butter tawar (suhu ruang)
- Isian
- 40–50 gr butter tawar, potong menjadi 8 bagian
- Olesan
- 1 butir kuning telur
- 1 sdm susu cair
- Membuat
- Campurkan Tepung Terigu NE, gula pasir, dan ragi instan. Aduk hingga rata.
- Tambahkan telur dan susu cair sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan mulai menyatu.
- Masukkan garam dan butter, kemudian uleni hingga adonan kalis elastis.
- Tutup adonan dan diamkan selama 45–60 menit hingga mengembang dua kali lipat.
- Kempiskan adonan, lalu bagi menjadi 8 bagian dengan ukuran yang sama.
- Bulatkan adonan dan diamkan kembali selama 10 menit.
- Pipihkan adonan membentuk segitiga memanjang. Letakkan potongan butter di bagian lebar, lalu gulung hingga membentuk seperti croissant.
- Susun di atas loyang yang telah dialasi baking paper. Diamkan kembali selama 30–40 menit hingga mengembang.
- Olesi permukaan roti dengan campuran kuning telur dan susu.
- Panggang dalam oven yang telah dipanaskan pada suhu 180°C selama 18–22 menit atau hingga berwarna keemasan.
- Angkat dan sajikan selagi hangat agar aroma butter lebih terasa.
- Tips
- Gunakan susu dingin agar suhu adonan tetap stabil saat diuleni.
- Pastikan adonan benar-benar kalis elastis agar hasil roti lembut dan berlapis.
- Jangan melewatkan proses proofing agar roti mengembang maksimal.
- Gunakan butter berkualitas untuk menghasilkan aroma dan rasa yang lebih kaya.
- Sesuaikan waktu memanggang dengan karakteristik oven masing-masing.